Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2019

Ion, ikatan logam,ikatan kovalenverafatma@gmail.com

Gambar
Ion, ikatan logam, ikatan kovalen verafatmablog3ikatankimia@gmail.com Yukkk kepooo😁 Hay teman teman kembali lagi aku menulis sedikit tentang pelajaran kimia Kali ini dengan tem Ion, Ikatan Logam, Ikatan Kovalen) Ikatan Kimia (Ikatan Ion, Ikatan Logam, Ikatan Kovalen)  – Pernah akan anda melihat sebuah batu yang besar? Batu tersebut tersusun dari butiran pasir yang sangat kecil yang terikat satu sama lain. Di dalam pasir tersebut juga tersusun partikel-patikel yang lebih kecil seperti silikon. Begitu pula dengan garam dapur, terdapat ion-ion natrium dan klorin yang membentuk ikatan sedemikian rupa. Bagaimana partikel-partikel ini dapat bergabung? Di alam, atom cenderung dalam keadaan stabil. Atom yang berada dalam kondisi stabil tidak mudah bereaksi, sebaliknya atom yang tidak stabil akan mudah membentuk ikatan untuk mencapai suatu kestabilan. Lewis pun berkesimpulan bahwa atom akan stabil jika memenuhi kaidah duplet dan oktet seperti gas mulia. Kestabilan dipero...

Bilangankuantumverafatmawati@gmail.com

Gambar
Bilangan kuantum  ( bahasa Inggris :  Quantum number ) adalah  bilangan  yang menyatakan kedudukan atau posisi  elektron  dalam  atom yang diwakili oleh suatu nilai yang menjelaskan kuantitas kekal dalam sistem dinamis. Bilangan kuantum menggambarkan sifat elektron dalam  orbital . [1] Bilangan kuantum menentukan tingkat  energi utama atau jarak dari inti, bentuk orbital, orientasi orbital, dan spin elektron. Setiap sistem kuantum dapat memiliki satu atau lebih bilangan kuantum. [2] Bilangan kuantum merupakan salah satu ciri khas dari model atom  mekanika kuantum atau model atom modern yang dicetuskan oleh  Erwin Schrödinger . Dalam mekanika kuantum,  bilangan kuantum  diperlukan untuk  menggambarkan distribusi elektron dalam atom  hidrogen  dan atom-atom lain . Bilangan-bilangan ini diturunkan  dari penyelesaian matematis  persamaan Schrödinger  untuk atom hidrogen Orbital dan Bil...
Gambar
Perkembangan Teori dan Model Atom Sumber: sitepoint.com Istilah atau penyebutan atom awalnya berasal dari Bahasa Yunani, dimana atom merupakan tidak dapat dipecah atau dipotong serta tidak mungkin untuk dibagi lagi. Sehingga, konsep tidak dapat terbagi lagi ini dikemukakan oleh para filsuf dari Yunani dan India. Pada abad ke-17 dan ke-18, para kimiawan meletakkan dasar-dasar pemikiran ini dengan menunjukkan bahwa zat-zat tertentu tidak dapat dibagi-bagi lebih jauh lagi menggunakan metode-metode kimia. Kemudian, pada akhir abad ke-19 sampai pada abad ke-20. Para ahli fisika mulai menemukan komponen-komponen yang berukuran sangat kecil subatom dalam inti atom. Menunjukkan bahwasanya struktur atom merupakan inti yang dari materi. Dalam perkembangan science dan ilmu pengethauan dalam masanya, terdapat banyak peneliti dan ilmuan. Dimana mereka mengemukakan hasil pemikiran dan penemuan yang diketahui oleh hasil riset dan percobaan yang dibuatnya. Sehingga, dalam penelitian terkait ...